[email protected] 021-77882517 / 087841359219

In House Training Pancawaluya SMK Al-Muhtadin: Penguatan dan Kolaborasi Pendidikan Karakter Pancawaluya bersama Disdik Jabar

  • Dwi Hariyunita
  • Disukai 0
  • Dibaca 0 Kali
In House Training Pendidikan Karakter Pancawaluya


SMK Al-Muhtadin menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) bertema Pancawaluya yang berlangsung selama dua hari, pada Kamis dan Jumat, 16–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis sekolah dalam memperkuat implementasi nilai-nilai karakter sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

IHT Pancawaluya menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, yaitu Dindin Kurnia, S.Pd., M.Si dan Dini Nuraini, M.Pd. Keduanya memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep Pancawaluya yang menekankan lima nilai utama, yakni cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil). Nilai-nilai ini menjadi fondasi penting dalam membentuk profil peserta didik yang utuh, baik secara akademik maupun karakter.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru SMK Al-Muhtadin, serta melibatkan perwakilan peserta didik dan orang tua sebagai bagian dari pendekatan pendidikan berbasis kolaborasi. Perwakilan orang tua, Endang Supriyadi, M.Kom, turut memberikan perspektif mengenai pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter siswa.


Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Komite SMK Al-Muhtadin, H. Syahroni, S.Pd, serta Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhtadin, H. Saefudin Zuhri, S.IP. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, IHT tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga diskusi interaktif, refleksi bersama, serta penyusunan langkah implementatif yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pendekatan ini sejalan dengan temuan berbagai kajian pendidikan yang menyebutkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan refleksi kolaboratif mampu meningkatkan efektivitas pengembangan profesional guru secara signifikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancawaluya dalam setiap aspek pembelajaran dan kehidupan sekolah. Selain itu, sinergi antara guru, siswa, orang tua, dan yayasan diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter.

IHT Pancawaluya menjadi langkah nyata SMK Al-Muhtadin dalam mewujudkan pendidikan yang holistik, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan semangat kebersamaan, sekolah optimis dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berdaya saing tinggi.