[email protected] 021-77882517 / 087841359219

Inspirasi Dunia Industri, Siswa Kuliner SMK Al-Muhtadin Ikuti Kegiatan Guru Tamu Bersama Chef Profesional

  • Dwi Hariyunita
  • Disukai 0
  • Dibaca 0 Kali
Pelatihan Guru Tamu dengan Muhammad Arief Romdhon, yang saat ini menjabat sebagai Senior Chef De Partie di Sari Pacific Jakarta.


SMK Al-Muhtadin kembali menghadirkan pengalaman belajar berbasis industri melalui kegiatan Guru Tamu Kuliner yang dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan praktisi profesional, Muhammad Arief Romdhon, yang saat ini menjabat sebagai Senior Chef De Partie di Sari Pacific Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X program keahlian Kuliner dengan jumlah peserta sebanyak 37 siswa.


Kegiatan guru tamu ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri (industry-based learning) yang bertujuan untuk memperkaya wawasan siswa serta meningkatkan keterampilan praktis sesuai standar dunia kerja. Berdasarkan berbagai studi pendidikan vokasi, kehadiran praktisi industri dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan kesiapan kerja siswa karena mereka mendapatkan pengalaman langsung dari pelaku industri.


Dalam sesi praktik, Chef Arief memperkenalkan dua menu unggulan, yaitu ayam betutu dan beef ratatouille. Kedua menu ini dipilih karena mewakili teknik memasak tradisional dan internasional, sehingga siswa dapat memahami variasi pengolahan makanan dari berbagai budaya kuliner.

Tidak hanya sekadar demonstrasi, kegiatan ini juga melibatkan siswa secara aktif dalam proses memasak. Sebanyak 37 siswa turut berpartisipasi langsung dalam menyiapkan bahan, mengolah, hingga menyajikan hidangan. Chef Arief memberikan pembelajaran komprehensif mulai dari teknik dasar seperti persiapan bahan (mise en place), teknik marinasi ayam dan daging yang tepat untuk menghasilkan cita rasa optimal, hingga pentingnya penerapan sanitasi dan hygiene dalam proses pengolahan makanan.

Penekanan pada aspek sanitasi dan hygiene menjadi bagian penting dalam materi yang disampaikan. Hal ini sejalan dengan standar industri perhotelan dan kuliner yang menuntut kebersihan serta keamanan pangan sebagai prioritas utama dalam setiap proses produksi makanan.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang etos kerja, disiplin, serta standar profesional yang diterapkan di dunia industri kuliner.

Melalui kegiatan ini, SMK Al-Muhtadin terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Diharapkan, pengalaman belajar langsung bersama praktisi ini mampu memotivasi siswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja di bidang kuliner.